'Merantaulah hingga tersesat berkali-kali'

"Merantaulah hingga tersesat berkali-kali, itulah cara terbaik untuk menemukan jati diri”. Hingga akhirnya saya temukan rasa ini "bukan perusahan/instansi mana yang kita tuju, tapi leader mana yang kita pilih (kita yang pilih)".




Diri ini telah dan sangat beruntung untuk bisa merasakan begitu banyak cinta, hanya bisa mengatakan terima kasih dan tahu bahwa selalu membawanya dalam hati. (terima kasih berarti mengakui bahwa kita tidak bisa hidup tanpa orang lain)


Persis 17 tahun silam. Teman teman, baru baru ini saya mendengar cerita singkat nan pelik dari teman yang dulu mengikutai kegiatan bakti sosial di kaki gunung semeru jawa timur. Dia mendapati seorang anak yang sedang bermain bola dan bertanya "Adik, adik mau jadi apa kalau sudah besar ?". Si adik menjawab "biar aku jadi petani seperi ayah saja, Om". Dalam benak saya, Sekejam apa negara kita sampai anak se kecil itu tidak berani untuk bermimpi, Sekejam Apa :( :( :( !!!. ini persis 17 tahun silam saya alami. 


Kami ingin terus tumbuh secara personal dan profesional sehingga di masa depan mudah-mudahan Kami bisa kembali ke kampung halaman dan memberikan kembali segala sesuatu yang telah diberikan kepada Kami selama tahun-tahun tak terlupakan. Kami dapat belajar tentang passion dan semangat, belajar tentang mimpi, mempelajari banyak hal dalam satu waktu. Bukan perusahaan mana yang saya tuju, tapi Leader mana yang saya pilih. Leader yang baik mengajarkan dengan cara berbeda.



Semuanya sangat bermanfaat untuk kami, pelajar rantauan, yang hingga kini masih merangkai jalan titik temu antara diri ini dengan ilmu yang dikais. Meniti kehidupan di tanah rantauan. Ya, Diri ini masih mencari, meretas jalan. Sementara waktu, nantikan kami dengan berdo’a di hadapan kerahiban-Nya, semoga kami segera kembali untuk kampung, untuk Agama dan pasti untuk Indonesia merdeka.


Reliability and Validity using SmartPLS 2.0

In the previous tutorial about CFA or Confirmatory Factor Analysis using SmartPLS, the tutorial is all about how to start a project and do the CFA. And this time, I will explain how to do reliability checking of the data after CFA is performed. So then, we can see the hypotheses are significant or not.

After do the confirmatory factor analysis, you can do a further analysis using Bootstrapping Method... click on the bootstrap menu on the top menu.


You can see a dialog box...but just click Finish...


Then your values will be different than before...


If you want to see the full report, you must click Report then a report window will appear...



In here you see the t-value of each items... click in the Bootstrapping - Outer Loadings


And also in here you can see the t-value of each path coefficient in the Bootstrapping - Path Coefficients (Mean, STDEV, T-values)


But those method not enough... you need to evaluate again using SmartPLS Algorithm again....


Then, you can see the values change again... :p But it's not a loadings... it is a path coefficient...


Open the report and this report is for your final results...let's take a look....


in the path coefficient, you can see the value of coefficient...

In the Latent Variable Correlation, you can see the correlation matrix. Based on the Cornell and Larcker research, the correlation between the same variables (Ci - Ci = 1) need to be changed to the square root of the AVE values and the result need to be greater than other correlation between that variables with other variables...
Example :
AVE CI = 0.87
maybe for example only the square root of 0.87 is 0.97...
So, you can see the other correlation between CI and E, CI and PEOU, and CI and EU are less than 0.97... means the data are reliable...


To see the AVE, you can see in the overview...


So, if you want to know your path or relationship or the line between variables or sometimes called hypotheses are significant or not...you need to make this kind of table...



Beta is the path significant...
T-value...you already have it right?
Then, how to know it's significant?

You can see there are some p that less than 0.001 , 0.01, or 0.05... it is one-tailed t-test...
you need to know what your df... if your data is 55...your df is 54...
Then, the (*) in the p is the significant level...
Open your excel and make this equation

= TINV(p, df)

Example : = TINV(0.01, 54) ... then ENTER... the result is 2.6699
Means that the 0.01 significant level or p < 0.01, requires a t-value > 2.6699

As you can see in the table, the t-value of 3rd row is 2.2378... it is less than 2.6699... So, it's not significant... then Hypotheses is not supported...

Okay...that's the end of the tutorial....if you have anything to ask, feel free to ask me... I'll be happy to help you...hope this information will be useful to you... ^^

Reference: http://intandzikria.blogspot.tw/2013/12/reliability-and-validity-using-smartpls.html 

Confirmatory Factor Analysis SmartPLS 2.0

Confirmatory Factor Analysis (CFA) is a method used to get value from several factors that affect data and whether the data itself is approriate to do next analysis. Many softwares can be used to perform CFA. But, if your data are less than 200, then it's better to use SmartPLS. If more, you can use SPSS or AMOS. Usually, many research used more than one software to perfom quantitave analysis.


This time, I want to make tutorial on hoq to perform CFA using SmartPLS. It is a free software which can be downloaded from its website. The free version is only the 2.0 version. The 3rd version is not free because you have to buy the license, even for the students the functionality are limited. 
We start with creating a new project
Click FILE - NEW - CREATE NEW PROJECT



You will see a dialog box to input your project name ... then click NEXT



Choose your project file. The type file that associate with SmartPLS is only .csv ... So, prepare the .csv file. If you want, you can convert your data from SPSS to .csv file... Then, click OK.


You will see in the PROJECTS area your new project which have two things... .splsm and .csv file... .csv file is your raw data which need to be analyzed...


and .splsm is the file which you can use for making your data model and do analysis...


Look at the menu in the top of the window.... Tere is a blue circle with + in the corner... It is used for insertion mode to build several factors in your model.


Click on the .splsm window and there will be several circles which you can use for factors in your model...


You also can rename the circle...just do the right click - rename variables or press F2 on your keyboard...



Let's see in the left of the window...there are several indicators from your raw data...drag your indicators to its factor variables....


You can change the position of the indicators with right click on the variable and click Align Top, Bottom, Left, or Right


Then, how to make the relationship? look beside the circle with + icon... there is a two circle icon which related each other using a line... click that icon...


And make relationship between variables... the orange circle will be changed to blue color...and ready to be analyzed...


For the first analysis... click on the PLS Algorithm in the menu....


Then you will see a dialog box...just click Finish....


Then you can see the result... in the relationship line, you can see there are several values. That values represent the factor loadings of the data...


If you want to see the full report, click on the report on the menu....


You will see a new window open that represent the result...but how to read it?


To see the factor loadings, click on the PLS- Calculatin Result - Outer Loadings
There will be several correlation and you can see the value of each factors. Sometimes, the value need to be more than 0.7 or 0.65... if you have an item that the value is less than 0.7 or 0.65, you need to eliminate it from your model for further analysis because it's not significant enough.


Then, you can also see the AVE value, composite reliability, R square, cronbach alpha, and other... in the Overview...


So..you can see all of the things that need to be seen in the CFA... maybe yes it's not easy to see...you need to move those values to excel and move it to appropriate tables than everyone can see your result easily..

Hope this tutorial help you and if you have any questions, feel free to ask me...i'll be happy to help you.. ^^

Reference: http://intandzikria.blogspot.tw/2013/12/confirmatory-factor-analysis-smartpls.html

Kenapa Kebanyakan Pria Sukses dan Kaya Raya Memiliki Istri yang Sederhana ?


Ikut terpanggil mendokumentasikan tulisan ini karena menurut saya sangat penting untuk dijadikan inspirasi dan pengetahuan untuk siapapun. Termasuk untuk saya sendiri yang sangat begitu bersyukur karena memiliki pasangan yang selalu sederhana dan selalu membahagiakan saya.
Sebuah tulisan yang banyak menjadi pertanyaan terkait dengan Kenapa Istri dari orang-orang kaya di penjuru dunia rata-rata justru berpenampilan sederhana.
Bahkan tidak hanya berpenampilan sederhana saja, namun juga memiliki kepedulian jiwa sosial yang luar biasa. Anda bisa melihat kisah Istri orang terkaya di Dunia Melinda Gates yang merupakan Istri Bill Gates.
Melinda Gates tak lagi berfikir untuk menghitung kekayaan mereka untuk kepentingan diri mereka dan keluarga sendiri melainkan justru sibuk untuk diberikan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan.
Tulisan ini sebenarnya mungkin sudah beredar di beberapa forum maupun group komunitas, namun untuk anda yang belum sempat membaca, berikut ini saya tuliskan disini.
Berawal dari sebuah tulisan di sebuah forum berbahasa Inggris yang ternyata juga pernah dipublikasikan di salah satu Majalah ternama bernama Majalah Majalah Fortune.
Pada tulisan aslinya berjudul “Young and pretty lady wishes to marry a rich guy”
Tulisan tersebut sudah beredar dalam format terjemahan bahasa Indonesia yang bisa diartikan sebagai berikut:
Seorang wanita memposting sebuah pertanyaan melalui sebuah forum terkenal dengan bertanya:
Pertanyaan seseorang yang mengaku gadis cantik :
“Apakah yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?”
Saya akan jujur dengan apa yang aku katakan. Usia saya 25 tahun. Saya sangat cantik, bergaya dan memiliki selera yang tinggi.
Saya berharap menikah dengan pria kaya dengan penghasilan pertahun $500 ribu (+/-Rp.5,5M) atau lebih.
Anda mungkin akan berkata kalau saya termasuk perempuan materialistis, tapi kelompok penghasilan s.d $ 1 juta pun masih termasuk kelas menengah di New York.
Permintaan saya tidak setinggi itu. Adakah pria di forum ini yang berpenghasilan $ 500 ribu per tahun?
Apakah Anda semua telah menikah?
Saya ingin bertanya apa yang harus aku lakukan untuk dapat menikah dengan orang2 seperti Anda?
Di antara pria yang telah berpacaran denganku, yang terkaya hanya berpenghasilan $ 250 ribu dan kelihatannya ini batas tertinggi yang pernah saya capai.
Jika seseorang ingin pindah ke perumahan mewah di wilayah barat New York City Garden , penghasilan $250 ribu tentu tidak cukup.
Beberapa hal yang ingin saya tanyakan:
Dimanakah kebanyakan para pria kaya bertemu & berkumpul?
Mohon nama dan alamat bar, restauran dan gym yang sering dikunjungi. Rentang usia berapakah yang dapat memenuhi kriteria saya?
Kenapa wajah istri-istri orang kaya hanya terkesan biasa-biasa saja?
Saya telah bertemu dengan beberapa gadis yang tidak cantik dan menarik, tapi mereka bisa menikah dengan pria kaya.
Apa pertimbangan Anda dalam menentukan istri dan siapakah yang bisa menjadi pacar Anda?
Terus terang, tujuan saya sekarang adalah untuk menikah.
Terimakasih,
Gadis Jelita

Setelah menulis tulisan tersebut diatas, akhirnya ada seorang yang termasuk orang yang kaya raya yang ternyata seorang ahli keuangan di Wall Street Financial menjawab atas pertanyaan gadis tersebut.

Inilah jawaban dari seorang ahli keuangan dari wall street financial
Dear Gadis Jelita,
Saya membaca email anda dengan sangat antusias. Saya yakin sebenarnya banyak gadis2 yang memiliki pertanyaan senada dengan Anda.
Ijinkan saya untuk menganalisa situasi Anda dari sudut pandang investor profesional.
Penghasilan tahunan saya lebih dari $ 500 ribu yang tentu memenuhi kriteria Anda.
Jadi, saya harap setiap orang percaya bahwa jawaban saya cukup kredibel dan tidak membuang waktu.
Dari sudut pandang seorang pebisnis, menikah dengan Anda adalah keputusan yang buruk. Jawabannya sangat sederhana dan akan saya jelaskan. Kesampingkan dulu detil-detil yang Anda tanyakan.
Sebenarnya apa yang ingin Anda lakukan adalah pertukaran antara “kecantikan” dan “uang”. Si A akan menyediakan kecantikan dan si B akan membayar untuk itu. Kelihatannya adil dan cukup wajar.
Tapi ada permasalahan fatal di sini. Kecantikan Anda akan sirna, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa alasan yang jelas. Faktanya adalah penghasilan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun.
Tapi, Anda tidak akan bertambah cantik tiap tahunnya. Karena itu dari sudut pandang ekonomi: saya adalah aset yang ter-apresiasi sedangkan Anda adalah aset yang ter-depresiasi.
Depresiasi yang Anda alami bukan depresiasi normal, tapi depresiasi eksponensial. Jika hanya ini aset Anda, nilai Anda akan sangat mencemaskan 10 tahun kemudian.
Dengan menggunakan istilah yang kami gunakan di Wall Street, setiap perdagangan memiliki sebuah posisi. Berpacaran dengan Anda juga memiliki “posisi perdagangan” .
Jika nilai aset yang didagangkan menurun, maka kami akan menjualnya. Bukan ide yang baik untuk mempertahankannya. Begitu juga dengan pernikahan yang Anda inginkan.
Saya sangat kejam untuk berkata seperti ini, tapi untuk membuat keputusan bijak, aset yang menurun nilainya akan dijual atau disewa.
Pria dengan penghasilan $ 500 ribu tentu bukan orang bodoh. Kami akan berpacaran dengan Anda, tapi tidak akan menikahi Anda.
Saran saya lupakan mencari petunjuk bagaimana cara menikahi pria kaya. Usahakan agar Anda dapat membuat diri Anda kaya dengan berpenghasilan $ 500 ribu, lebih berpeluang ketimbang mencari pria kaya yang bodoh.
Semoga jawaban saya dapat membantu
Tertanda, JP Morgan

Setelah membaca jawaban seorang ahli keuangan dari Wall Street Financial tersebut diatas, tentunya kita sekarang jadi tahu kan jawaban atas sebuah pertanyaan sebagaimana judul diatas, Kenapa Istri dari orang-orang kaya di penjuru dunia rata-rata justru berpenampilan sederhana. Bahkan memiliki kepedulian jiwa sosial yang luar biasa. Anda bisa melihat kisah Istri orang terkaya di Dunia Melinda Gates yang merupakan Istri Bill Gates, mereka tak lagi berfikir untuk menghitung kekayaan mereka untuk kepentingan diri mereka sendiri melainkan justru sibuk untuk diberikan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Kalaupun ada Pria Kaya dan sukses, tapi memiliki Istri yang gila harta, suka berfoya-foya, maka bisa dipastikan kekayaan dan kesuksesanya tidak akan bertahan lama.

sumber:http://silahkanshare.com/kenapa-kebanyakan-pria-sukses-dan-kaya-raya-miliki-istri-yang-sederhana/

Assalamualaikum Taiwan (National Taiwan University of Science and Technoogy). Indonesia, 7 Ramadhan 1436 H.

BismillahirohmanirohimAlhamdulillah ya Rabb, yeaahhh I Got Scholarship Double Degree Master Program (ITS Surabaya Indonesia - NTUST Taiwan). “La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyil Adzim (Tiada daya dan upaya melainkan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung)”. Love You, GOD. “It`s MIRACLE”. Teruntuk Ayah, Ibu, Keluarga. Love You My Family, merupakan Alasan dari semua peristiwa kehidupan.


Si Kutu Kecil kembali di Hijrah-kan Allah SWT menuju Taiwan. Kampoeng mas Tomingse (Meteor Garden, haha). Alhamdulillah, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (Indonesia) setahun terlawati (Agustus, 2014 - Juni, 2015). Berlanjut jejak semester depan, InsyaAllah (September, 2015 - Selesai) di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST Taiwan).


Kilas Tapak Organisasi Kampus, 
-----------------------------------------------------
Guru, Sahabat, Rohis Kampus UIN (As-Salam FST), BEM Universitas 2012 “Kabinet Bersahabat”, BEM Fakultas Sains dan Teknologi 2013 “Beragam Warna Satu Keluarga”, HMJ Sistem Informasi 2012, Sahabat S1 Sistem Informasi 2009 UIN Suska Riau, Sahabat S2 Sistem Informasi 2014 ITS Surabaya. Terima kasih banyak ya untuk semua kesempatan, kepercayaan, doa, dukungan dan harapan selama ini sampai seterusnya. Anda semua luar biasa “kejam” senantiasa membuka & menyesatkan ke jalan yang Benar.

Salam hangat untuk Mereka yang belum disebut. Mereka yang tak kenal lelah mendo’akan, yang tak letih memberi semangat. Untuk Mereka yang tak sanggup kutulis Nama dan kebaikannya, pada saat dimana semestinya aku menyebut dan mengungkap semuanya dalam tulisan singkat ini. Aku sangat percaya bahwa disaat jemariku belum sanggup mengetik semua nama dan kebaikan Mereka, Allah Maha Kuasa untuk menyaksikan semua, ia semuanya akan dibalas lebih oleh sank pemilik kehidupan. Terima kasih, terima kasih, terima kasih.
Semuanya sangat bermanfaat untuk saya, pelajar rantauan, yang hingga kini masih merangkai jalan titik temu antara diri ini dengan ilmu yang dikais. Meniti kehidupan di tanah rantauan. Ya, Diri ini masih mencari, meretas jalan untuk masa depan. Sementara waktu, nantikan ku dengan berdo’a di hadapan kerahiban-Nya, semoga saya segera kembali untuk kampung, untuk Agama dan tentu untuk Indonesia Tercinta.

                                                                Dear Saide Sank, Me. haha
"Sebagai Pelajar, aku bekerja sepanjang tahun. Sering kali tidak begitu mencari penghargaan individu (ex: nilai angka) dan lebih mengedepankan kesungguhan upaya, akan tetapi saat penghargaan itu datang berupa kesempatan study, merupakan bonus dan menambah kekuatan bagi diri ini untuk melanjutkan jalan yang sama" (saidesank, 2014).

Aku membuat banyak pengorbanan saat meninggalkan tanah kelahiran, Tanjung Baru, Kec. Tanah Merah, Kab. Indragiri Hilir, Riau-Indonesia. Meninggalkan keluarga untuk memulai hidup baru. Semua dilakukan demi dunia kecil nan-syahdu yang menjadi asa yang sangat mendalam. Itu sebabnya aku tidak pergi keluar berpesta saat remaja. Suasana yang paling mencekam batin adalah kala Ramadhan menjemput seperti saat ini. Namun, ada jauh lebih banyak alasan untuk bertahan dari pada pulang, masih ada cita diperantauan yang harus diperjuangkan. Setiap sekolah/universitas yang pernah ku tempati dan para Guru yang berkenan mengajarkan banyak sekali hal, adalah penentu jejak. Aku akan selalu berhutang budi pada Mereka. “sebaik-baik manusia adalah yang tak terlena pada hangatnya rumah, wkwk. Ia memilih mengembara demi menyaksikan dunia yang lebih megah, hahai” atau “merantaulah hingga tersesat berkali-kali, itulah cara terbaik untuk menemukan jati diri”. “Merantaulah, agar tahu mahalnya harga tiket pulang, wkwk.” Alasan apapun yang melatari keputusan, jangan pernah berhenti berjuang. Ada mereka yang setia menunggu dalam Doa dan Harap.

Menemukan satu hal setelah hampir 10 tahun rantauan mengais ilmu pengetahuan dibeberapa belahan bumi Allah, sebenarnya ketika sampai pada tujuan/target yang direncanakan sebelumnya, bukanlah akhir dari perjuangan (telah sampai), melainkan tempat baru yang memaksa jiwa secara natural menghadirkan misi-misi baru. Ketika sampai di SMAN 1 Tembilahan Hulu (SMA Unggulan Kabupaten) jurusan IPS - UIN Suska Riau hadi - disusul ITS Surabaya - kemudian di ITS, NTUST Taiwan menjemput, ntah kampung mana lagi yang disiapkan Allah untuk si kutu kecil dari kampung tepian sungai indragiri (Indragiri Hilir adalah Kabupaten penyumbang pendapatan terbesar untuk Riau dari sektor kelapa kopra. *sempat-2nya promosi daerah, gpplah tanggungjawab moral).


Saya tetap sangat berterima kasih kepada semuaanya, orang tua, keluarga, guru dan terutama untuk para kawan-kawan aktivis kampus, jika sebagai mahasiswa disana saya selalu merasa sangat dekat, maka sekarang, sejak disini, saya justru merasa jauh lebih dekat lagi. Saya telah dan sangat beruntung untuk bisa merasakan begitu banyak cinta, saya hanya bisa mengatakan terima kasih dan tahu bahwa saya selalu membawanya dalam hati.

Special Thanks Much Much Much, 
--------------------------------------------------------

Kurang fair rasanya kalau hanya membahas khusus satu organisasi/lembaga yang ikut membantu ku menemukan jejak-jejak baru, banyak lagi yang lain, tapi untuk kesempatan ini, aku izinlah ya sama kawan-kawan organisasi, namun tetap janji InsyaAllah bila masa dihadirkan tulisan special thanks untuk organisasi Kampus. "Thanks So Much Much Much to EnReach (Energy Research Center)”, adalah lembaga otonom di bawah Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas UIN Suska Riau - Indonesia. Dengan motto EnLightening PEOPLE, berkomitmen menjadikan sektor energi berkelanjutan sebagai media yang efektif untuk sebesar-besarnya kebaikan orang banyak, mulai dari Provinsi Riau (http://www.enreach.or.id/).

Mengekor 18 bulan disini, Buanyak sekali pelajaran dan kesempatan, sebentar rasanya, namun pengetahuan yang didapat melebihi ketika dibangku perkuliahan. Telah memberi ku banyak kesempatan melihat sisi lain dari hidup ini. Belajar banyak, sangat berterima kasih dan kini ingin mempelajari hal-hal lain lagi dari perspektif berbeda dan dari tempat lain. Aku merasa menjadi anak muda yang paling beruntung sedunia sampai kapanpun, karena pernah dan ingin terus rasanya sedikit memberi warna disini, iya disini, lembaga research yang begitu luar biasa orang-orang didalamnya dan selalu memberi kesempatan kepada darah moeda yang tidak biasa pula kemauannya untuk berkembang seperti Mereka yang sudah pakar dibidangnya. Fee US$ 900, perdana, hehe, namun bukan tentang fulus. Tidak hanya belajar keilmuan, pula tentang membentuk keluarga yang penuh persahabatan. Teruntuk Pak Nesdi, Pak Kunaifi dan Agan-Agannya *hehe, sukron kasiran Pak telah membukakan pintu-pintu ini. Its miracle, I can`t explain. Betulkan cerita ku, yaa kan Kak Niar Erawati Bang Zul Kariman ngeri-ngeri sedap juga soalnya nulis bagian ini nih, hehe. "Kemesraan ini janganlah cepat berakhir, kemesraan ini ingin ku ulang kembali, sometimes InsyaAllah, We will back.

Kami ingin tumbuh secara personal dan profesional sehingga di masa depan mudah-mudahan Kami bisa kembali ke tempat ini dan memberikan kembali segala sesuatu yang telah Bapak / Ibu berikan kepada Kami selama tahun-tahun yang tak terlupakan. Aku dapat belajar tentang passion dan semangat, belajar tentang mimpi, mempelajari banyak hal dalam satu waktu. Bukan perusahaan mana yang ku tuju, tapi Imam mana yang ku ikuti. Leader (Imam) yang baik mengajari ku dengan cara yang berbeda. Ya disini arena itu.

Dear Researchers,
------------------------------

Arigatoo gozaimasu untuk Penulis research terdahulu yang menyempatkan waktu dan fikiran melakukan diskusi secara langsung, terima kasih sekali. Selain itu, Mr. Donald Clark (Washington), Romi Satria Wahono (Indonesia), I Ketut Adi Purnawan (Bali), telah bersusah payah bersedia mengirim file referensi dan laporan walau Kita belum pernah sekalipun bertemu. Ketika mengirim email ke Anda, saya hanya berfikir dengan logika kartu remi, 52 kartu yang ada, saya percaya cepat/lambat pasti muncul 4 kartu as, dan Mr-Mr adalah kartu as itu. Karena banyak request yang saya kirimkan ke penulis lain, namun hanya Anda yang berkenan melembutkan hati untuk membongkar file-file lama, sederhana memang membongkar folder, tapi kebanyakan penulis lain begitu enggan melakukan. Berkat referensi Anda, saya puas dengan tulisan rencana penelitian yang dikirimkan ke Profesor Kampus NTUST Taiwan. Terima kasih, Terima kasih.

Dear Pertners,
------------------------


Kepada Intan Lestari Syafri, Nur Jamaliah terima kasih yaa telah sudi berjibaku loncat sana sini dalam pengurusan surat menyurat di Pekanbaru untuk syarat NTUST Taiwan. Teman-teman, Intan, Zulrahmadi Munas, Tuti Aznya Kumala d'Litiva, Yusri Ardi adalah Mahasiswa Sistem Informasi UIN Suska Riau, ia juga Pelajar berbakat, siap mengeksekusi kegiatan apa saja, sangat inisiatif, aktif pula berorganisasi, saat ini sedang berdjuang menyelesaikan tanggung jawab skripsi, semoga ia dan teman-teman dilancarkan menyelesaikan S1 dan lanjut S2. Aamiiin. Nurjamaliah merupakan mahasiswi Universitas Riau, jihadnya adalah menulis. Tulisan hasil permainan jari jemarinya begitu inspiratif dan renyah untuk dikomsumsi darah moeda masa kini. Guys, Kita sepakat, Tidak semua penugasan dari seseorang itu harus selalu berhubungan dengan "money value" (honor, upah atau insentif uang), tapi dapat juga berupa "non-money value" seperti tambahan ilmu, wawasan dan pengalaman, tambahan kepercayaan dan hubungan jangka panjang dan memperluas networking. smile emoticon Hehe.

Seuprit menjual diri, eh menjual jejak si kutu kecil

------------------------------------------------------------------------------------
Misi tersirat upaya mencari sponsor sekolah, hahai, mana tau ada, *ngarep. Menyelesaikan Strata-1 Jurusan Sistem Informasi (SI) di kampus benadikan Islam, UIN Suska Riau (2009-2013, 3 tahun, 7 bulan), menjadi lulusan Pemuncak jurusan dan lulusan Tercepat se Fak. Sains dan Teknologi (FST) (padahal gak ada niatan, hehe). Saat lulus masih diamanahkan sebagai wakil gubernur mahasiswa (BEM FST), ini ukiran sejarah baru dilingkungan Fakultas, mungkin juga tingkat Universitas, mahasiswa yang juga gila berorganisasi, pun gila kuadrat didunia akademik. Wakil Himpunan Mahasiswa SI (2011-2012), Menteri Kominfo BEM Universitas (2012-2013), Wakil Gubernur Mahasiswa BEM Fakultas (2013-2014), etc. Sebenarnya si kutu kecil lebih banyak menghabiskan waktu dikegiatan organisasi kampus ketimbang akademik (edisi khusus ya, tentang jurus menyelaraskan dua alam yang sangat berbeda ini, namun punya tujuan yang sama dan bisa saling support, hehe). 

                                                                                                                               ITS Surabaya Edition
                                                                                    -----------------------------------
Belakangan, sejak di kampus ITS Surabaya, ia menjadi orang “lupa ingatan” menghabiskan waktu siang hingga larut malam di kampus dan waroeng kopi perdjoeangan merupakan bagian dari kebiasaan yang rasanya sulit dielakan. Lupa kalau mandi sore kapan terakhir dilakukan, dua atau tiga kali/minggu. Lupa kalau matahari diupuk barat terbenam dan rembulan malam menjemput, seakan berkata “hei boy, go home, makan dan mandi dulu, haha”. Lupa kalau satu persatu mahasiswa pulang kembali ke kos masing-masing, meninggalkan ia sendiri di Gazebo (adalah tongkrongan belajar mahasiswa sistem informasi ITS). Wajah yang kian tak terurus, kusam, layu, berantakan, kapal pecah barang kali, hahai, anak muda anak muda. Begitu anggunnya memperlakukan diri sendiri. wkwk. 

Sekali lagi, Salam hangat untuk Mereka yang belum disebut. Mereka yang tak kenal lelah mendo’akan, yang tak letih memberi semangat. Untuk Mereka yang tak sanggup kutulis Nama dan kebaikannya, pada saat dimana semestinya aku menyebut dan mengungkap semuanya dalam tulisan singkat ini. Aku sangat percaya bahwa disaat jemariku belum sanggup mengetik semua nama dan kebaikan Mereka, Allah Maha Kuasa untuk menyaksikan semua, ia semuanya akan dibalas lebih oleh sank pemilik kehidupan. Terima kasih, terima kasih, terima kasih. 


Sampai detik-detik proklamasi si kutu kupret, eh kutu kecil ini dideklarasikan, doi hanya ingin terus belajar menembus batas. Semoga terus istiqomah berupaya, Hingga yang tidak diminta pun diberi Allah, karena kemauan yang tidak biasa. Teman, Aku selalu berharap semoga tujuh tahun dari sekarang Kita bisa melihat Pelangi yang sama.


My lucky number 7, ngebuntut setiap pengumuman kelulusan hasil, SMA, UIN, ITS, NTUST. (gak penting sih bagian ini). Kejadian-kejadian amaz sering kali bersamaan dengan angka misteri ini. hehe

Dear Me, Congratulation 
For You Jarsey Barcelona



S A I D E - From an Ordinary Boy to a Legend. InsyaAllah. 
Indonesia, 07:07 wib, 7 Ramadhan 1436 H. 
----------------------------------------------------------------------------------------------------